walhamdulillah

Bersyukur dan Mohon Ampunan Allah

Hai manusia …

on March 11, 2014

(Kumpulan Ayat Al Quran yang dimulai dengan panggilan “Hai manusia”)

  1. yaa ayyuhaa nnaasu u’buduu rabbakumulladzii khalaqakum walladziina min qablikum la’allakum tattaquun

    [2:21] Hai manusia, sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa,

  2. yaa ayyuhaa nnaasu kuluu mimmaa fii l-ardhhalaalan thayyiban walaa tattabi’uu khuthuwaati sysyaythaani innahu lakum ‘aduwwun mubiin

    [2:168] Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.

  3. yaa ayyuhaa nnaasu ittaquu rabbakumulladzii khalaqakum min nafsin waahidatin wakhalaqa minhaazawjahaa wabatstsa minhumaa rijaalan katsiiran wanisaa-an wattaquullaahalladzii tasaa-aluuna bihi wal-arhaama innallaaha kaana ‘alaykum raqiib

    [4:1] Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya263 Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain264, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.

  4. yaa ayyuhaa nnaasu qad jaa-akumu rrasuulu bilhaqqi min rabbikum faaaminuu khayran lakum wa-in takfuruu fa-inna lillaahi maa fii ssamaawaati wal-ardhi wakaanallaahu ‘aliiman hakiimaa

    [4:170] Wahai manusia, sesungguhnya telah datang Rasul (Muhammad) itu kepadamu dengan (membawa) kebenaran dari Tuhanmu, maka berimanlah kamu, itulah yang lebih baik bagimu. Dan jika kamu kafir, (maka kekafiran itu tidak merugikan Allah sedikitpun) karena sesungguhnya apa yang di langit dan di bumi itu adalah kepunyaan Allah382. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

  5. yaa ayyuhaa nnaasu qad jaa-akum burhaanun min rabbikum wa-anzalnaa ilaykum nuuran mubiinaa

    [4:174] Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu bukti kebenaran dari Tuhanmu. (Muhammad dengan mu’jizatnya) dan telah Kami turunkan kepadamu cahaya yang terang benderang (Al Qur’an).

  6. qul yaa ayyuhaa nnaasu innii rasuulullaahi ilaykum jamii’anlladzii lahu mulku ssamaawaati wal-ardhi laa ilaaha illaa huwa yuhyii wayumiitu faaaminuu bilaahi warasuulihi nnabiyyi l-ummiyyilladzii yu/minu bilaahi wakalimaatihi wattabi’uuhu la’allakum tahtaduun

    [7:158] Katakanlah: “Hai manusia sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua, yaitu Allah Yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Yang menghidupkan dan mematikan, maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya, Nabi yang ummi yang beriman kepada Allah dan kepada kalimat-kalimat-Nya (kitab-kitab-Nya) dan ikutilah dia, supaya kamu mendapat petunjuk”.

  7. falammaa anjaahum idzaa hum yabghuuna fii l-ardhi bighayri lhaqqi yaa ayyuhaa nnaasu innamaabaghyukum ‘alaa anfusikum mataa‘a lhayaati ddunyaa tsumma ilaynaa marji’ukum fanunabbi-ukum bimaa kuntum ta’maluuna

    [10:23] Maka tatkala Allah menyelamatkan mereka, tiba-tiba mereka membuat kezaliman di muka bumi tanpa (alasan) yang benar. Hai manusia, sesungguhnya (bencana) kezalimanmu akan menimpa dirimu sendiri; (hasil kezalimanmu) itu hanyalah keni’matan hidup duniawi, kemudian kepada Kami-lah kembalimu, lalu Kami kabarkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.

  8. yaa ayyuhaa nnaasu qad jaa-atkum maw’izhatun min rabbikum wasyifaaun limaa fii shshuduuri wahudan warahmatun lilmu/miniin

    [10:57] Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.

  9. qul yaa ayyuhaa nnaasu in kuntum fii syakkin min diinii falaa a’budulladziina ta’buduuna min duunillaahi walaakin a’budullaahalladzii yatawaffaakum waumirtu an akuuna mina lmu/miniin

    [10:104] Katakanlah: “Hai manusia, jika kamu masih dalam keragu-raguan tentang agamaku, maka (ketahuilah) aku tidak menyembah yang kamu sembah selain Allah, tetapi aku menyembah Allah yang akan mematikan kamu dan aku telah diperintah supaya termasuk orang-orang yang beriman”,

  10. qul yaa ayyuhaa nnaasu qad jaa-akumu lhaqqu min rabbikum famani ihtadaa fa-innamaa yahtadii linafsihi waman dhalla fa-innamaa yadhillu ‘alayhaa wamaa anaa ‘alaykum biwakiil

    [10:108] Katakanlah: “Hai manusia, sesungguhnya teIah datang kepadamu kebenaran (Al Qur’an) dari Tuhanmu, sebab itu barangsiapa yang mendapat petunjuk maka sesungguhnya (petunjuk itu) untuk kebaikan dirinya sendiri. Dan barangsiapa yang sesat, maka sesungguhnya kesesatannya itu mencelakakan dirinya sendiri. Dan aku bukanlah seorang penjaga terhadap dirimu”.

  11. yaa ayyuhaa nnaasu ittaquu rabbakum inna zalzalata ssaa‘ati syay-un ‘azhiim

    [22:1] Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu; sesungguhnya kegoncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat).

  12. yaa ayyuhaa nnaasu in kuntum fii raybin mina lba’tsi fa-innaa khalaqnaakum min turaabin tsumma min nuthfatin tsumma min ‘alaqatin tsumma min mudhghatin mukhallaqatin waghayri mukhallaqatin linubayyina lakum wanuqirru fii l-arhaami maa nasyaau ilaa ajalin musamman tsumma nukhrijukum thiflan tsumma litablughuu asyuddakum waminkum man yutawaffaawaminkum man yuraddu ilaa ardzali l’umuri likaylaa ya’lama min ba’di ‘ilmin syay-an wataraa l-ardha haamidatan fa-idzaa anzalnaa ‘alayhaa lmaa-a ihtazzat warabat wa-anbatat min kulli zawjin bahiij

    [22:5] Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah.

  13. qul yaa ayyuhaa nnaasu innamaa anaa lakum nadziirun mubiin

    [22:49] Katakanlah: “Hai manusia, sesungguhnya aku adalah seorang pemberi peringatan yang nyata kepada kamu”.

  14. yaa ayyuhaa nnaasu dhuriba matsalun fastami’uu lahu innalladziina tad’uuna min duunillaahi lan yakhluquu dzubaaban walawi ijtama’uu lahu wa-in yaslubuhumu dzdzubaabu syay-an laayastanqidzuuhu minhu dha’ufa ththaalibu walmathluub

    [22:73] Hai manusia, telah dibuat perumpamaan, maka dengarkanlah olehmu perumpamaan itu. Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah sekali-kali tidak dapat menciptakan seekor lalatpun, walaupun mereka bersatu menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, tiadalah mereka dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Amat lemahlah yang menyembah dan amat lemah (pulalah) yang disembah.

  15. yaa ayyuhaa nnaasu ittaquu rabbakum wakhsyaw yawman laa yajzii waalidun ‘an waladihi walaamawluudun huwa jaazin ‘an waalidihi syay-an inna wa’dallaahi haqqun falaa taghurrannakumu lhayaatu ddunyaa walaa yaghurrannakum bilaahi lgharuur

    [31:33] Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu dan takutilah suatu hari yang (pada hari itu) seorang bapak tidak dapat menolong anaknya dan seorang anak tidak dapat (pula) menolong bapaknya sedikitpun. Sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu, dan jangan (pula) penipu (syaitan) memperdayakan kamu dalam (mentaati) Allah.

  16. yaa ayyuhaa nnaasu udzkuruu ni’matallaahi ‘alaykum hal min khaaliqin ghayrullaahi yarzuqukum mina ssamaa-i wal-ardhi laa ilaaha illaa huwa fa-annaa tu/fakuun

    [35:3] Hai manusia, ingatlah akan ni’mat Allah kepadamu. Adakah pencipta selain Allah yang dapat memberikan rezki kepada kamu dari langit dan bumi ? Tidak ada Tuhan selain Dia; maka mengapakah kamu berpaling (dari ketauhidan) ?

  17. yaa ayyuhaa nnaasu inna wa’dallaahi haqqun falaa taghurrannakumu lhayaatu ddunyaa walaayaghurrannakum bilaahi lgharuur

    [35:5] Hai manusia, sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka sekali-kali janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu dan sekali-kali janganlah syaitan yang pandai menipu, memperdayakan kamu tentang Allah.

  18. yaa ayyuhaa nnaasu antumu lfuqaraau ilaallaahi walaahu huwa lghaniyyu lhamiid

    [35:15] Hai manusia, kamulah yang berkehendak kepada Allah; dan Allah Dialah Yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji.

  19. wawashshaynaa l-insaana biwaalidayhi ihsaanan hamalat-hu ummuhu kurhan wawadha’at-hu kurhan wahamluhu wafishaaluhu tsalaatsuuna syahran hattaa idzaa balagha asyuddahu wabalagha arba’iina sanatan qaala rabbi awzi’nii an asykura ni’matakallatii an’amta ‘alayya wa’alaa waalidayya wa-an a’mala shaalihan tardaahu wa-ashlih lii fii dzurriyyatii innii tubtu ilayka wa-innii mina lmuslimiin

    [46:15] Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdo’a: “Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri ni’mat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri”.

  20. yaa ayyuhaa nnaasu innaa khalaqnaakum min dzakarin wauntsaa waja’alnaakum syu’uuban waqabaa-ila lita’aarafuu inna akramakum ‘indallaahi atqaakum innallaaha ‘aliimun khabiir

    [49:13] Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

  21. yaa ayyuhaa l-insaanu maa gharraka birabbika lkariim

    [82:6] Hai manusia, apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pemurah.

  22. yaa ayyuhaa l-insaanu innaka kaadihun ilaa rabbika kadhan famulaaqiih

    [84:6] Hai manusia, sesungguhnya kamu telah bekerja dengan sungguh-sungguh menuju Tuhanmu, maka pasti kamu akan menemui-Nya1566.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: